Rabu, 14 Oktober 2009

The Dream


Di saat terdesak Dr. Octopus diminta untuk menghentikan hasil percobaannya yang salah perhitungan dan akan berakibat membahayakan orang lain.

“Kau harus menghentikannya!”
“Tidak, aku tidak dapat menghentikan hasil penelitianku, karena itu mimpi sepanjang hidupku”
“Bukankah kau pernah mengatakan, bahwa ada kecerdasan untuk menguasai itu semua di atas mimpimu sekalipun?”
Dr. Octopus terdiam sejenak, pikiran menerawang jauh seakan memastikan sesuatu.
“Kau benar, aku telah salah perhitungan, biar ku lakukan sendiri, aku tak mau mati menjadi monster’.


Lalu Dr. Octopus turun ke bawah menuju penopang besi yang menyangga mesin fusi cahayanya yang kian bergelora.Dengan segala kekuatan dan teriakan akhirnya roboh pula tiang penyangga besi itu disusul tenggelamnya mesin fusi ciptaannya ke dasar sungai. Dr. Octopus tewas bersama dengan tenggelamnya mesin fusi ciptaannya, sekaligus tenggelam pulalah impiannya.

Kisah di atas adalah cuplikan adegan dalam film spiderman 2. Banyak orang dalam pandangan sosial beranggapan bahwa mimpi hanya lah sebagai bualan, mencari yang nggak-nggak – mengharapan yang bukan-bukan. Bunga tidur!Siapa diantara kita yang tak pernah bermimpi? Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan pikiran, perasaan, indra serta melibatkan emosional.

Bagi saya mimpi adalah konstruksi imajinatif dari sebuah gagasan tentang dunia yang belum nyata. Mimpi adalah bahan bakar kreatifitas, ia kekal menginspirasi serta pemicu adrenalin untuk terus merangsek bergerak menuju target. Mimpi adalah angan-angan yang mengembara, ia menembus lintas batas keraguan serta ketidakpastian, dan dalam perjalanannya ia meramu kekuatan logika, insting, kreatifitas, petualangan,spekulasi, resiko serta asa yang senantiasa berpengharapan. Mimpi adalah perjalanan kreatif yang indah dan penuh sensasi.Dengan mimpi kita menjalani dunia seperti memasuki lorong waktu yang senantiasa bergerak.Setiap detiknya adalah nafas, putaran menitnya adalah pengharapan dan ketika jam berdetang adalah kenyataannya.

Tidak ada manusia yang bisa mendustakan mimpi, dan jangan coba untuk berpaling darinya.
kemustahilan mimpi, merupakan the power of live!mimpi adalah gerakan sporadis, ia mencapai target dari berbagai arah probabilitas.Mimpi berbanding terbalik dengan ‘cita-cita’, yang terjebak menjadi jargon yang sangat teknis, dengan beban pencapaian yang harus logis dan target pencapaian yang cenderung hanya satu arah. Dengan kerja keras, kita adalah orang-orang yang pantas memiliki mimpi dan mewujudkan mimpi itu menjadi nyata.Mimpi itu bergejolak, sehingga mimpi adalah energi yang merubah dan menimbulkan reflek tersendiri berupa ‘kegelisahan’ yang mampu mendorong manusia melakukan pencarian yang tiada henti.

Pada era penemuan, sebagaian besar the challenger menggunakan mimpi sebagai modal terbesar untuk rasa ingin tahu dan rasa penasaran dalam proses penaklukan dunia.

Wright bersaudara mencacat sebuah sejarah penting, tentang angan-angan yang menjadi sebuah kenyataan, sebuah mimpi yang bukan lagi ada pada benak yang terpendam, melainkan telah berwujud nyata yang membuat rasa bangga.Orville Wright dan Wilbur Wright tercacat sebagai orang pilihan yang telah mempelopori keinginan manusia untuk bisa terbang merantas cakrawala. Beberapa desain pesawat terbangnya sempat mereka ujicoba, sampai akhirnya mereka menambahkan mesin kedalam pesawat terbangnya yang mereka namai Wright Flyer. Pada pukul 09.30 pagi dalam cuaca yang mendung tanggal 17 Desember 1903, Wright bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat terbang berkendali sejauh 4 mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty-Hawk,North-Carolina.

Kini, teknologi berkembang, desain pesawat mereka kini berevolusi dapat membawa ratusan penumpang untuk melintasi langit, melawan grafitasi, membawa dan mengabulkan impian orang yang ingin terbang bagai burung.

Sekecil apapun setidaknya kita harus memiliki mimpi. Karena biar sekecil apapun mimpi, ia memiliki peluang serta kesempatannya tersendiri untuk diwujudkan. Tak usah merasa kacau dan merendah diri karena khawatir dengan bermimpi dianggap seperti pungguk merindukan bulan. Sebab dengan bermimpi, kini; tikus serta monyet sekalipun sudah pernah di daratkan sampai ke bulan.

Apakah dahulu anda juga memimpikan dunia yang sekarang kenyataan berada pada genggaman anda atau anda belum mengimpikannya?The dream will be came true! Sejalan dengan perputaran waktu, ada orang yang sedang dan terus membangun mimpi-mimpinya, serta ada orang di dunia ini sedang dan terus dikejar dan dibangunkan oleh mimpi-mimpinya.Jangan khawatir [berlebihan], bergembiralah [secukupnya], karena kita bukan sedang sendirian dalam bermimpi.

Berikut ini adalah orang-orang yang telah sangat indah menikmati mimpi dan impiannya merengkuh dunia nyatanya: James Watt, Alexander Graham Bell, Thomas Alva Edison, Galileo Galilei, Microsoft, Facebook, twiter, Yahoo, Google,…, Chairil Anwar, WS Rendra, Ismail Marzuki, Jendral Soedirman, RA Kartini,…,Bambang, Nugroho, Sutirto, Sarkowi, Esti, Lena, Basuki,…,Lianto Luseno, Joko Supriyono, Niken S.Winarni,…

Mimpi itu ternyata memang indah tidak hanya di kala kita tertidur, mimpi itu ternyata tetap indah [untuk diwujudkan] dalam keadaan kita terjaga sekalipun.Mimpi itu ‘dunia bebas’ tanpa tekanan dan…………milikilah dia.[LL/13/10/09].

1 komentar: